Google Dance yang Menurunkan Semangat Blogging - Pada artikel sebelumnya saya telah menulis Google Dance oh Google Dance. Artikel tersebut terindeks mbah google tapi saya tidak tau jatuhnya ke halaman berapa. Dari Artikel tersebut saya sudah melakukan apa yang harus dikerjakan supaya bisa keluar dari Final Google tentang Google Dance, tapi sampai hari ini belum menampakkan hasil sebagaimana yang diinginkan. Jelas efek dari Google Dance ini membuat Rasa semangat blogging saya menjadi sangat berkurang sehingga saya lebih terfokus pada forum dan beberapa website saya lainnya.
Blog ini yang telah memiliki Proundly Sponsor karena memang sebelumnya memiliki index google yang bagus yang visitornya lebih kurang sekitar 2.000 per hari. Tapi sekarang 200 aja susah, dan saya terus mengavaluasi supaya bisa keluar dari Kurungan Mbah google ini. Saya terus berharap lambat laun semuanya akan menjadi normal kembali karena memang blog ini paling saya sayangi dibandingkan blog atau website saya yang lain. Nama dari blog ini merupakan nama sebagai ciri khas saya dan mengambarkan tentang pribadi saya yang sebenarnya.
Apa itu Google Dance?
Nama “Google Dance” sering digunakan untuk menggambarkan update indeks dari mesin pencari Google. Pembaruan indeks Google terjadi pada rata-rata sekali per bulan. Hal ini dapat diidentifikasi oleh gerakan signifikan dalam hasil pencarian dan terutama oleh Google cache dari semua halaman yang diindeks mencerminkan status terakhir Google spidering.
Kalau cara mengatasi google dance itu sendiri sebenarnya adalah tergantung pada blog kita sendiri yaitu bagaimana kualitas dari blog kita dan jangan terlalu berlebihan optimasi, dan seonya blog kita. Jadi keep blogging jangan di pikirin si google dance, atau konsul di sini —- > http://answers.google.com/answers/
Dua paragraph di atas saya kutip dari penowo.blogspot.com sebagai referensi saya dalam mengatasi google dance ini, dan bahkan saya sendiri telah melakukan trik2 cara keluar dari google sandbox meskipun blog ini bukan terkena google sandbox.
- Edit artikel yang terkena efek sandbox dengan menambahkan beberapa kata atau kalimat baru. Cek link yang ada, pastikan tidak ada yang broken link. Anda juga bisa tambahkan beberapa link atau menguranginya. Intinya lakukan update pada postingan yang bersangkutan.
- Buat postingan yang berhubungan dengan Google Sandbox dan arahkan link ke postingan yang terkena efek tersebut.
- Resubmit Sitemap blog Anda dengan menggunakan bantuan Google Webmaster Tools. Baca posting submit sitemap untuk lebih jelasnya.
- Berikan beberapa backlink berkualitas ke postingan yang bersangkutan. Anda bisa lakukan dengan berkomentar di blog lain atau menaruh link tersebut di blog dummy Anda.
- Dan yang terakhir adalah “berdoa” semoga blog Anda lekas keluar dari efek ini dan dapat diindeks kembali oleh Google.
Semoga saja dapat memberikan hikmah yang luar biasa bagi saya pribadi dan tentunya menjadi pembelajaran buat teman-teman blogger lainnya.
